Bukan Gagal

Bukan Gagal

Salam Asanka…

Halo para pembaca, pada pos pertama blog Pena Asanka ini mari kita diskusikan mengenai makna kegagalan. Pertama saya akan menyampaikan pendapat saya mengenai kegagalan.

      Menurut saya kegagalan merupakan salah satu kunci keberhasilan. Sebuah kegagalan dapat membuat kita merefleksi diri kita, kita menjadi lebih mawas diri. Apa yang sebelumnya sudah kita anggap maksimal bisa menjadi hanya minimal, apa yang kita anggap benar bisa menjadi salah, kita menjadi lebih haus untuk memperbaiki diri kita. Minat kita pada suatu hal terkadang lebih terpacu akibat kegagalan, namun tidak semua orang menanggapinya seperti itu, banyak orang malah mengganggap kegagalan sebagai sebuah jalan buntu dari perjuangan. Dan mungkin itu benar.

      Kegagalan menurut saya dibagi menjadi 2. Pertama adalah kegagalan dari sesuatu yang telah diusahakan, kedua adalah kegagalan dari sesuatu yang memang dibiarkan. Jika kegagalan jenis pertama yang kita alami maka bersyukurlah. Pasti kegagalan ini memberikan banyak manfaat bagi diri kita. Namun jika kegagalan jenis kedua yang kita alami maka menyesallah karena kegagalan ini tidak membawa manfaat yang berarti bagi diri kita. Artinya apa ? Kenapa banyak orang merasa kegagalan malah menjadi jalan buntu ? Itu karena mereka mengalami kegagalan jenis kedua, banyak orang mengalami kegagalan karena memang tidak ada usaha untuk tidak gagal, sebuah bentuk kepasrahan yang berkelanjutan.

      Kegagalan yang berasal dari sesuatu yang kita usahakan pasti memberikan pengalaman agar kedepannya kegagalan itu tidak terulang, dan kita mempunyai kesadaran untuk merubah kesedihan dari kegagalan tersebut menjadi sebuah semangat untuk menuju keberhasilan. Oleh karena itu perlu kesadaran bagi kita untuk mempunyai sikap yang ikhlas pada kegagalan. Ikhlas disini bukan pasrah, namun sebuah usaha untuk memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik, agar kegagalan yang sama tidak terulang kembali.

Jadi menurut kalian apa itu makna kegagalan ? Apakah ada yang sependapat dengan pendapat saya ? Ataukah ada yang mempunyai gagasan lain ? Mari kita diskusikan bersama di kolom komentar, jangan takut bersuara karena kekuatan kita sebagai manusia adalah menalar dan menyampaikan gagasan.

Mohon Kritik & Saran

“Kegagagalan adalah sebuah momentum untuk melangkah lebih jauh menuju kemajuan, sikapilah kegagalan dengan kesiapan.”

3 thoughts on “Bukan Gagal”

  1. Ada satu lagi kegagalan, yaitu kegagalan dari suatu yang terlewatkan. Mungkin bagi anda ini hampir sama dengan kegagalan dari suatu yang dibiarkan, tetapi kegagalan yang saya katakan tersebut memiliki filosofi tersendiri, namun masih memiliki korelasi pada kegagalan jenis kedua pada titik tertentu. Kegagalan dari suatu yang terlewatkan adalah kegagalan yang diperoleh seseorang dari suatu proses, dimana saat ia melakukan proses tersebut ia hanya berfokus pada satu titik dan tidak ikut memerhatikan sekitarnya. Sehingga ia nelewatkan satu titik yang lebih menguntungkan dan membuatnya merasa lebih puas dari titik fokus yang ia usahakan, tetapi ia baru menyadarinya setelah proses tersebut selesai dan membuahkan hasil. Sekian yang dapat saya sampaikan.

    1. Apakah menurut anda hal tersebut merupakan dampak dari terlalu nyaman pada zona aman ? Karena telah terlalu berfokus pada satu titik sehingga menjadi terlalu nyaman di zona itu ?

      1. Benar. Namun, bukan berarti ia benar-benar dalam zona nyamannya karena berada dalam batas aman. Yang terlewatkan dalam maksud saya adalah suatu peluang yang gagal diperoleh akibat beberapa faktor, seperti kesalahan dalam berspekulasi, kurangnya ketelitian dalam mengamati sekitar, dan salah satunya seperti yang anda sampaikan, yaitu terlalu nyaman pada zonanya. Apakah anda pernah mengalami hal demikian?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *